Mei | Mei

By and | 4 November 2012


Jakarta, 1998

To the fire, Mei,
I offered your beautiful body.
You went to take a bath that evening.
You bathed in fire.

Fire loves you, Mei, so very much.
Fire laps at your body
even its most hidden spaces.
Fire loves your body so very much,
nothing is left but color,
flesh and illusion.

Your body, Mei, writhing and melting in the fire,
is our body too.
The fire wishes to cleanse virtual body
but the body, your beautiful body, Mei
deceives us and burns completely

You’ve taken your bath, Mei.
You’ve bathed in fire.
With your body’s destruction and its union
with the body of this earth;
the fire has revealed its secret love
when there are no longer questions, Mei
about your name or the color of your skin.


Jakarta, 1998

Tubuhmu yang cantik, Mei
telah kaupersembahkan kepada api.
Kau pamit mandi sore itu.
Kau mandi api.

Api sangat mencintaimu, Mei.
Api mengucup tubuhmu
sampai ke lekuk-lekuk tersembunyi.
Api sangat mencintai tubuhmu
sampai dilumatnya yang cuma warna
yang cuma kulit yang cuma ilusi.

Tubuh yang meronta dan meleleh dalam api, Mei
adalah juga tubuh kami.
Api ingin membersihkan tubuh maya
dan tubuh dusta kami dengan membakar habis
tubuhmu yang cantik, Mei

Kau sudah selesai mandi, Mei.
Kau sudah mandi api.
Api telah mengungkapkan rahasia cintanya
ketika tubuhmu hancur dan lebur
dengan tubuh bumi;
ketika tak ada lagi yang mempertanyakan
nama dan warna kulitmu, Mei.


English translation by John H. McGlynn

This entry was posted in 53: INDONESIA and tagged , . Bookmark the permalink.

Related work: